Dampak Media Sosial terhadap Hubungan Suami Istri dan Hubungan Sosial


Oleh : Dede Supriatna
Pernahkah Anda mendengar telah terjadi perceraian karena salah satu pasangan rutin bermain facebook, pernahkah  telah terjadi CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali)pada diri Anda  , atau pernah Anda dilarang keras oleh Istri atau Suami Anda bermain facebook, atau pernahkah Anda sendiri Berselingkuh melalaui Facebook atau di situs Jejaring Sosial lainnya, jikalau pernah saya bisa memaklumi memang terkadang kita merasa bahagia jika mantan kita ada di jejaring sosial, sekedar mengingat masa indah dulu,  apalagi jikalau cinta tak pernah kesampaian, atau terputus karena Anda harus mengejar cita – cita, sementara pasangan Anda sudah kebelet kawin, hal – hal lainnya, Saya browsing beberapa Kasus perceraian yang disebabkan facebook. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh DIVORCE – ONLINE, San Fransisco, AS. Menurut Survey tersebut, Facebook menjadi faktor penyebab utama dalam kerusakan pernikahan dan semakin banyak digunakan sebagai sumber bukti dalam kasus perceraian.Tiga puluh tiga persen dari 5.000 berceraian yang diajukan dengan perilaku perusahaan dalam satu tahun terakhir bahkan menyebut Facebook sebagai biang masalahnya.

Alasan paling umum ketika Facebook menyebabkan masalah dalam hubungan adalah pasangan menemukan pesan genit, foto-foto pasangan mereka di pesta yang mereka tidak tahu tentang atau dengan seseorang yang mereka tidak seharusnya. Banyak fakta di lapangan yang telah menguatkan hasil penelitian ini di ataranya :

  1. Beritajatim.com memberitakan Pemkot Surabaya telah memblokir jejaring sosial Facebook bukan karena jaringan lemot, tetapi facebook dipergunakan untuk berchatting-ria dan mencari teman – teman baru, dan yang lebih parah lagi  banyak PNS nya yang bercerai karena facebook.
  2. Blogdetik posting  Perihal penyebab tingginya cerai di Ciamis, diduga kuat akibat semaraknya Hp dan face book. Ini berarti isteri menggugat cerai karena suaminya memiliki Wanita Idaman lain (WIL), kemudian suaminya mengajukan cerai lantaran isterinya memiliki Pria Idaman Lain (PIL). ” Penyebab PIL lebih tinggi ketimbang WIL. Jadi isteri yang tergoda pria lain melalui face book dan SMS.

Selain kedua contoh kasus di atas tentunya masih ada lagi, contoh – contoh lainnya baik di Indonesia maupun di luar negari. Seperti contoh, seorang suami tidak pulang – pulang alias minggat karena mengejar Wanita Idaman Lainnya yang ada di Facebook, sedangkan istrinya tersebut baru melahirkan. Tulisan saya ini, terinspirasi oleh seorang teman, yang tiba – tiba sms saya, yang tidak mau namanya di sebut di facebook karena dia memakai account facebook anaknya, suaminya melarang teman saya tadi facebook-an. Saya teramata memaklumi kondisi seperti ini apalagi hasil riset telah membuktikan bahwa facebook salah satu penyebab perceraian. Banyak Suami atau Istri yang takut pasangan mereka selingkuh atau melakukan CLBK via Facebook atau jejaring sosial lainnya.

Sekarang kita coba melihat ke masa – masa sebelum ada facebook, dan mungkin akibat perceraian disebabkan oleh hal – hal lainnya, atau memang pasangannya yang mata keranjang tidak puas tidak satu pasangan.

Ingatkah anda bagaimana sulitnya untuk berhubungan dengan orang lain di luar kota, luar pulau, atau luar negeri 20 tahun lalu? Tarif telepon yang masih mahal atau surat yang membutuhkan waktu yang lama dalam pengiriman, membuat orang, relasi, dan keluarga yang terpisah jauh akan sangat sulit untuk dihubungi. Namun perkembangan teknologi yang pesat membuat berhubungan dengan orang lain meskipun terpisah ribuan kilometer dan zona waktu yang berbeda pun menjadi semudah membalikkan telapak tangan.Ya, media sosial adalah salah satu perkembangan teknologi yang memiliki andil besar dalam memberikan kemudahan bagi manusia untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Diawali dengan era Friendster dan Myspace, era Facebook dan Twitter, serta yang terbaruGoogle Plus, media ini memicu banyak perubahan manusia dalam bersosialisasi. Ini sesuai dengan tujuan awal mengapa media sosial dibuat yaitu memungkinkan kita untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain di seluruh dunia untuk mencari teman baru, pasangan hidup, berbisnis, bahkan berpolitik. Berikut ini sedikit fakta menarik yang menunjukkan perkembangan media sosial yang signifikan (Data berdasarkan riset di tahun 2011):
Pengguna Twitter sudah mencapai 175 juta member, meningkat 133% dari tahun 2010 yang berjumlah 75 juta member
Tercatat ada sekitar 95 juta tweet per hari, meningkat 250% dari tahun 2010 yang berjumlah 27 juta tweetper hari
Facebook memiliki 640 juta pengguna aktif. Setengahnya mengakses Facebook setiap hari
Jika Facebook adalah suatu negara maka Facebook akan menjadi negara dengan penduduk terbanyak no. 3. dan LinkedIn tercatat sudah memiliki 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Tren Media sosial google tren yang saya catut dari http://www.exelroze.info

Data-data di atas membuktikan perkembangan media sosial yang tidak bisa dianggap remeh.

Selanjutnya http://www.exelroze.info memarkan tentang Lalu apa saja pengaruh media sosial terhadap hubungan dan interaksi sosial:

1. Memudahkan anda untuk berinteraksi dengan banyak orang.
Jika dahulu anda mengenal artis pujaan anda lewat koran, majalah, ataupun acara TV maka sekarang anda dapat mengenal mereka lewat media sosial. Ya, ribuan artis memiliki akun Twitter maupun Facebook yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan para penggemarnya. Anda pun dapat mengetahui kehidupan dan kegiatan sehari-hari mereka dari akun resmi mereka. Tidak sebatas itu saja, apakah anda adalah orang yang pemalu ketika harus berkenalan langsung dengan seorang wanita? Jika iya, maka media sosial merupakan kabar baik bagi anda. Anda tidak lagi harus menghadapi ketegangan, kegugupan, dan gemetar ketika anda mendekati seorang wanita. Lewat media sosial, anda dapat mengatur langkah dan strategi anda tanpa takut terlihat seperti seekor cacing kepanasan lagi. Komunikasi lebih mudah mengalir dibandingkan saat anda berbicara langsung.

2. Memperluas pergaulan
Media sosial membuat anda bisa memiliki banyak koneksi dan jaringan yang luas. Tentu saja itu berdampak positif jika anda ingin mendapatkan teman dan pasangan hidup dari tempat yang jauh atau negara asing.

3. Jarak dan waktu bukan lagi masalah
Di era media sosial seperti sekarang ini, hubungan jarak jauh atau long distance bukan lagi halangan besar (meskipun tetap sulit). Anda tidak lagi harus mengirim surat tiap minggu kepada pasangan anda yang sedang bekerja di luar kota atau luar negeri karena media sosial sudah menghilangkan batasan jarak dan waktu bagi anda yang harus membina hubungan jarak jauh.

4. Lebih mudah dalam mengekspresikan diri
Media sosial memberikan sarana baru bagi manusia dalam mengekspresikan diri. Orang biasa, orang yang pemalu, atau orang yang selalu gugup mengungkapkan pendapat di depan umum akhirnya mampu menyuarakan diri mereka secara bebas.

Namun, ternyata media sosial tidak selalu memberikan pengaruh yang baik dalam hubungan sosial. Ada beberapa pengaruh negatif seperti:

1. Menjauhkan orang-orang yang sudah dekat dengan anda di kehidupan sehari-hari
Orang yang terjebak dalam media sosial memiliki kelemahan besar yaitu beresiko mengabaikan orang-orang di kehidupan sehari-harinya. Jangan heran apabila anda lebih sering menghabiskan waktu berinteraksi di dunia maya apabila anda sudah terjebak, apalagi sekarang teknologi smartphone semakin memudahkan anda untuk mengakses internet. Anda akan mulai berpikir pergaulan lewat media sosial sudah cukup. Singkatnya, yang jauh semakin dekat, yang dekat semakin jauh.

2. Rentan terhadap pengaruh buruk orang lain
Seperti di kehidupan sehari-hari, jika anda tidak menyeleksi orang-orang yang berada dalam lingkaran sosial anda maka anda akan lebih rentan terhadap pengaruh buruk. Bahkan menurut John Cacioppo, seorang peneliti dari Universitas Chicago, media sosial bisa mempengaruhi mood anda, tergantung dengan siapa anda menghabiskan waktu dan terhadap siapa anda memberikan perhatian di media sosial.

3. Masalah privasi
Memiliki banyak teman di media sosial tidak selalu menguntungkan, terutama apabila anda sering mengungkapkan sesuatu yang seharusnya tidak diketahui orang lain. Media sosial bisa dengan mudah memperburuk citra diri anda jika anda tidak memanfaatkannya dengan benar karena apa yang anda tulis, tautkan, dan unggah bisa dengan mudah dilihat oleh orang lain. Hubungan anda dengan orang lain pun bisa terganggu jika anda menulis sesuatu yang tidak pantas. Selain itu, apakah anda pernah menyadari bahwa orang lain bisa mengenal anda tanpa harus sering berkomunikasi dengan anda? Jika anda tidak membatasi privasi di media sosial, maka media sosial hanya akan menjadi bumerang dalam hidup anda.

Selain facebook jejaring sosial  dapat menimbulkan dampak perceraian jug bisa menimbulkan konflik pribadi atau menjadi konflik masalah, ingatkah Anda tentang perseteruan antara artis yang sekarang anggota DPR, Marrissa Haque dengan Adi  MS yang juga melibatkan anaknya, Vierra di Twitter beberapa bulan yang lalu. Dan saya juga pernah mengalami, tiba – tiba seorang teman memberikan comment kata – kata kasar yang cenderung menghina dan tentunga masih banyak hal – hal negatif lainnya akibat media sosial ini.

KESIMPULAN :

  1.  Hendaknya  kita jadikan Media Sosial –facebook, twitter dan Jejaring Sosial lainya — sebagai sarana hubungan – hubungan sosial yang positif yang edukatif,  informatif  atau dakwah tidak melulu membuat posting status yang mengundang hal – hal yang tidak baik, santun dan bermartabat, anggaplah bertemu di Jejaring Sosial seperti bertemu dalam kenyataannya, saling hargai antara pengguna lainnya. Anda harus memahami mana yang boleh diungkapkan di media sosial dan mana yang tidak. Ingat! Media sosial akan sangat merugikan bagi anda apabila anda tidak bisa melindungi privasi anda sendiri.
  2. Anda hendaknya harus menyeimbangkan antara hubungan di dunia nyata dengan hubungan di media sosial. Anda harus bisa menjadikan media sosial sebagai suatu tambahan berharga bagi pergaulan di dunia nyata, bukan malah menggantikannya.
  3. Beri penjelasan  kepada pasangan anda, bahwa Anda tidak melakukan hal – hal negatif di Facebook atau jejaring sosial lainnya, jangan membuat status yang mencurigakan atau merendah pasangan Anda, jika mau curhat, curhatlah secara langsung. Jangan di Facebook seakan, Anda tidak percaya terhadap pasangan Anda.

Parung, 14 Februari 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s